<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunia SAIN Modern</title>
	<atom:link href="http://arnoy24.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arnoy24.wordpress.com</link>
	<description>Sebaiknya Anda Tahu</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Feb 2010 03:01:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arnoy24.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dunia SAIN Modern</title>
		<link>http://arnoy24.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arnoy24.wordpress.com/osd.xml" title="Dunia SAIN Modern" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arnoy24.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PEMBERITAHUAN :</title>
		<link>http://arnoy24.wordpress.com/2010/02/13/pemberitahuan/</link>
		<comments>http://arnoy24.wordpress.com/2010/02/13/pemberitahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 02:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Sutarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arnoy24.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[BLOG INI PINDAH ALAMAT &#38; SUDAH BANYAK DIKEMBANGKAN MENJADI SALAH SATU BLOG FISIKA DENGAN SAJIAN INFORMASI YANG CUKUP LENGKAP.  KUNJUNGI :  http://fisika21.wordpress.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=73&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLOG INI PINDAH ALAMAT &amp; SUDAH BANYAK DIKEMBANGKAN MENJADI SALAH SATU BLOG FISIKA DENGAN SAJIAN INFORMASI YANG CUKUP LENGKAP.  KUNJUNGI</strong> :  <a title="Fenomena Fisika" href="http://fisika21.wordpress.com">http://fisika21.wordpress.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arnoy24.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arnoy24.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=73&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arnoy24.wordpress.com/2010/02/13/pemberitahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cfbca75b611dfb05fed95e607e4e88f4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arnoy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukti Mekarnya Alam Semesta</title>
		<link>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/14/bukti-mekarnya-alam-semesta/</link>
		<comments>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/14/bukti-mekarnya-alam-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 05:24:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Sutarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arnoy24.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[BUKTI MEKARNYA ALAM SEMESTA Para ahli fisika menyimpulkan bahwa kini mereka memiliki lebih dari sekedar bukti bahwa alam semesta mekar sedemikian cepatnya beberapa saat setelah Big Bang, berkembang dari ukuran sebesar kelereng hingga menjadi besar sekali dalam waktu sepersemilyar-semilyar detik. Penemuan ini &#8211; yang melibatkan analisa variasi kekuatan cahaya dalam radiasi gelombang mikro &#8211; adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=68&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;" align="center"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> <strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">BUKTI MEKARNYA ALAM SEMESTA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Para ahli fisika menyimpulkan bahwa kini mereka memiliki lebih dari sekedar bukti bahwa alam semesta mekar sedemikian cepatnya beberapa saat setelah Big Bang, berkembang dari ukuran sebesar kelereng hingga menjadi besar sekali dalam waktu sepersemilyar-semilyar detik. Penemuan ini &#8211; yang melibatkan analisa variasi kekuatan cahaya dalam radiasi gelombang mikro &#8211; adalah bukti pertama untuk menyokong teori selama dua dekade bahwa alam semesta melalui fase yang dinamakan inflasi. Teori ini juga menjelaskan bagaimana fragmen-fragmen saling tarik menarik dan mejadi planet, bintang dan galaksi dalam alam semesta. &#8220;Ini memberikan kami bukti pertama tentang bagaimana inflasi terjadi&#8221;, kata Michael Turner, asisten direktur untuk jurusan Matematika dan Fisika pada National Science Foundation &#8220;Ini sungguh menakjubkan&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Brian Greene, ahli fisika dari Universitas Columbia berkata &#8216;Penelitannya spektakular dan hasilnya mengejutkan&#8217;. Peneliti menemukan bukti tentang inflasi pada cahaya redup yang memenuhi alam semesta. Cahaya yang dinamakan latar belakang gelombang mikro kosmik (cosmic microwave background) ada saat alam semesta berumur 300.000 tahun &#8211; lama setelah terjadinya inflasi. Tetapi sebagaimana fosil memberitahukan kepada ahli paleontologi tentang kehidupan yang telah lama musnah, pola cahaya pada gelombang miktro kosmik menyatakan apa yang terjadi sebelumnya. Yang menarik pada fisikawan adalah variasi dari keredupannya yang memberikan petunjuk. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Variasi ini dipresentasikan pada konfrensi pers di Princeton University. Pengukurannya dilakukan menggunakan instrumentasi yang bernama Wilkinson Microwave Anistropy Probe atau (WMAP) diluncurkan oleh NASA pada tahun 2001. Penelitian awal menggunakan WMAP menyatakan bahwa umur alam semesta adalah 13.7 milyar tahun, dengan penambahan ataupun pengurangan selama beberapa ratus ribu tahun. WMAP juga memberikan pengukuran variasi dari latar belakang gelombang mikro kosmik yang menjadi begitu besarnya sehingga tersebar di seluruh langit. Penelitian pertama memberikan pernyataan kuat tentang inflasi, tetapi tanpa bukti, kata Turner yang terlibat dalam riset.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Analisa baru memperhatikan variasi pada latar belakang gelombang mikro kosmik pada beberapa bagian yang lebih kecil dari langit &#8211; hanya beberapa milyar tahun cahaya saja, tidak harus beberapa ratus milyar tahun cahaya. Tanpa terjadinya inflasi, variasi keredupan yang melintasi beberapa bagian langit akan sama sebagaimana pada bagian langit lainnya. Tetapi penelitian menunjukkan beberapa perbedaan yang sangat jelas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">&#8220;Data-datanya mendukung inflasi&#8221;, kata Charles Bennet, fisikawan dari Johns Hopkins University yang menyatakan penemuan ini. Dia disertai oleh dua orang kolega dari Princeton, Lyman Page dan David Spergel. Bennet menambahkan &#8220;Adalah sangat menakjubkan bagi saya untuk dapat melihat apa yang terjadi pada sepersemilyar detik saat terjadinya alam semesta&#8221;. Hasil pengukuran ini rencananya akan dimasukkan dalam Jurnal Astrophysical.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arnoy24.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arnoy24.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=68&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/14/bukti-mekarnya-alam-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cfbca75b611dfb05fed95e607e4e88f4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arnoy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/13/57/</link>
		<comments>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/13/57/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 08:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Sutarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arnoy24.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[RADIASI TEGANGAN TINGGI Ir. Wisnu Arya Wardhana, adalah Widyaiswara BATAN, pengamat dan penulis masalah lingkungan, tinggal di Yogyakarta. Drs. Supriyono MSc., adalah peneliti BATAN, dosen PATN, tinggal di Yogyakarta. Ir. Djiwo Harsono MEng., dosen PATN, tinggal di Yogyakarta Rencana pemerintah untuk meningkatan kesejahteraan rakyat melalui industrialisasi tampaknya merupakan suatu rencana yang patut didukung oleh semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=57&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} span.fullpost 	{mso-style-name:fullpost; 	mso-style-unhide:no;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>RADIASI TEGANGAN TINGGI</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span class="fullpost">Ir. Wisnu Arya Wardhana, adalah Widyaiswara BATAN, pengamat dan penulis masalah lingkungan, tinggal di Yogyakarta.</span><br />
<span class="fullpost">Drs. Supriyono MSc., adalah peneliti BATAN, dosen PATN, tinggal di Yogyakarta.</span><br />
<span class="fullpost">Ir. Djiwo Harsono MEng., dosen PATN, tinggal di Yogyakarta</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Rencana pemerintah untuk meningkatan kesejahteraan rakyat melalui industrialisasi tampaknya merupakan suatu rencana yang patut didukung oleh semua pihak. Berbagai investasi dalam bidang industri pada saat ini telah banyak dilakukan oleh pihak swasta, baik melalui penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun melalui penanaman modal asing (PMA). Sedangkan dari pihak pemerintah sendiri rupanya juga sudah cukup banyak yang dikerjakan melalui sektor industri, antara lain melalui kiprah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam kelompok industri strategis (BPIS) dan juga melalui industri petrokimia, industri semen, industri logam dan industri berat lainnya. <span class="fullpost">Tidak bisa dipungkiri bahwa semua kegiatan industri seperti di atas hanya dapat berjalan apabila tenaga listrik tersedia cukup memadai. Untuk mengatasi kebutuhan tenaga listrik tersebut, pihak pemerintah juga sudah memikirkannya antara lain melalui pembangunan pembangkit tenaga listrik berskala besar seperti yang ada di PLTU Suralaya (Jawa Barat), PLTU Paiton (Jawa Timur) dan PLTU Tanjung Jati (Jawa Tengah).</span><br />
<span class="fullpost">Selain dari itu, pemerintah juga mengizinkan kepada pihak swasta untuk menanamkan modal dalam bidang penyediaan tenaga listrik dalam rangka pemenuhan kebutuhan listrik untuk industrialisasi. Hanya saja penjualan tenaga listrik yang dihasilkan oleh swasta kepada konsumen masih tetap melalui PLN sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. </span><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="fullpost"><strong>Interkoneksi dan Transmisi Tenaga listrik</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="fullpost">Pembangunan dalam sektor industri pada saat ini, sebenarnya merupakan kelanjutan pembangunan dari sektor-sektor lainnya yang telah dilakukan pada PJP I yang lalu. Pada PJP II ini pembangunan sektor industri diarahkan untuk menuju kepada kemandirian perekonomian nasional, meningkatkan kemampuan bersaing dan menaikkan pangsa pasar baik pangsa pasar dalam negeri maupun pangsa pasar luar negeri.<span> </span>Untuk dapat melakukan pembangunan sektor industri, masalah tenaga listrik merupakan salah satu faktor penentu yang harus diperhatikan dengan cermat. Kenaikan penyediaan tenaga listrik (daya terpasang kumulatif) sejak awal Pelita I sampai dengan akhir PJP I yang lalu, tampaknya merupakan indikasi keseriusan pemerintah untuk melakukan pembangunan sektor industri, seperti yang tampak pada grafik (terlampir).</span><span> </span><span class="fullpost">Ketersediaan tenaga listrik selama PJP I yang meningkat pesat dengan laju pertumbuhan rata-rata 12,4 % per tahun dan pada akhir PJP I meningkat menjadi 17,5 % per tahun melebihi angka yang direncanakan yaitu 14,6 % per tahun. Laju pertumbuhan konsumsi tenaga listrik di Indonesia ternyata di atas angka rata-rata di Asia yang hanya sekitar 7,9 % per tahun dan jauh di atas rata-rata petumbuhan konsumsi tenaga listrik dunia yang hanya sekitar 3,6 % per tahun. Laju pertumbuhan tenaga listrik yang tinggi ini dapat dicapai dengan mengembangkan sistem jaringan terpadu.</span></p>
<p><span class="fullpost">Pengembangan sistem jaringan terpadu meliputi sistem interkoneksi pusat-pusat pembangkit tenaga listrik yang ada serta membangun sistem transmisi dari pusat pembangkit ke gardu induk. Pada saat ini interkoneksi di Indonesia baru dilaksanakan di Pulau Jawa, yaitu dengan sistem tegangan tinggi (75 kV dan 150 kV) serta tegangan ekstra tinggi (500 kV) yang menghubungkan beberapa PLTA dan PLTU yang terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, yaitu antara pusat pembangkit di Suralaya, Saguling, Semarang, Gresik dan Paiton. Sedangkan sistem distribusi (penyaluran) di Indonesia saat ini menggunakan tegangan 20 kV untuk primer dan 220/380 V untuk sekunder dengan frekuensi 50 Hz. </span></p>
<p><span class="fullpost">Tujuan dari sistem interkoneksi dan transmisi secara terpadu ini antara lain untuk meningkatkan kemampuan suplai tenaga listrik, agar pada saat terjadi gangguan pada salah satu pusat pembangkit tidak terlalu berpengaruh pada konsumen. Sebagai contoh gangguan adalah pada PLTA yang sangat dipengaruhi oleh debit air, tandon air, limpahan dan daya muatnya. Sedangkan pada PLTU gangguan dapat berasal dari efisiensi kerja ketel uap, turbin dan sistem peralatan lainnya.</span><span> </span><span class="fullpost">Sistem interkoneksi dan transmisi tersebut sering pula dinamakan dengan sistem Saluran Udara Tegangan (Ekstra) Tinggi yang sering disingkat dengan SUTET. Sistem interkoneksi dan transmisi tersebut saat ini memang harus dilakukan agar sistem jaringan terpadu dalam rangka pemenuhan kebutuhan tenaga listrik dapat dicapai. Namun dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang masalah keselamatan kerja dan keselamatan lingkungan, maka masalah interkoneksi dan transmisi (SUTET) dengan tegangan tinggi atau ekstra tinggi menjadi suatu persoalan yang harus diperhatikan dengan cermat apabila jaringan tegangan tinggi tersebut melewati daerah permukiman. </span><span> </span><span class="fullpost">Kasus jaringan tegangan tinggi yang melewati daerah Gresik dan daerah Parung kiranya dapat menjadi pelajaran yang menarik untuk perencanaan interkoneksi dan transmisi pada masa mendatang. Apa yang menyebabkan masyarakat menjadi cemas bila daerahnya dilewati jaringan tegangan tinggi, tidak lain adalah karena rasa khawatir dan takut terkena radiasi tegangan tinggi. Apa sebenarnya radiasi tegangan tinggi tersebut akan dibahas pada uraian berikut ini. </span><br />
<strong><span id="more-57"></span><br />
<span class="fullpost">Apakah Radiasi Tegangan Tinggi itu? </span></strong></p>
<p><span class="fullpost">Masalah radiasi tegangan tinggi sebenamya sudah sejak lama dipikirkan oleh para ahli, paling tidak semenjak James Clark Maxwell mengumumkan teorinya tentang :A dynamic theory of the electromagnetic field, suatu teori revolusioner tentang pergeseran arus yang diramalkan dapat menimbulkan gelombang elektromagnet yang merambat dengan kecepatan cahaya. Pada waktu teori tersebut diumumkan (tahun 1865) Maxwell belum menyebutnya sebagai suatu radiasi seperti yang kita kenal saat ini. </span><span> </span><span class="fullpost">Secara teoritis elektron yang membawa arus listrik pada jaringan tegangan tinggi akan bergerak lebih cepat bila perbedaan tegangannya makin tinggi. Elektron yang membawa arus listrik pada jaringan interkoneksi dan juga pada jaringan transmisi, akan menyebabkan timbulnya medan magnet maupun medan listrik. Elektron bebas yang terdapat dalam udara di sekitar jaringan tegangan tinggi, akan terpengaruh oleh adanya medan magnet dan medan listrik, sehingga gerakannya akan makin cepat dan hal ini dapat menyebabkan timbulnya ionisasi di udara. Ionisasi dapat terjadi karena elektron sebagai partikel yang bermuatan negatif dalam gerakannya akan bertumbukan dengan molekul-molekul udara sehingga timbul ionisasi berupa ion-ion dan elektron baru. Proses ini akan berjalan terus selama ada arus pada jaringan tegangan tinggi dan akibatnya ion dan elektron akan menjadi berlipat ganda terlebih lagi bila gradien tegangannya cukup tinggi. Udara yang lembab karena adanya pepohon di bawah jaringan tegangan tinggi akan lebih mempercepat terbentuknya pelipatan ion dan elektron yang disebut dengan avalanche. </span><span> </span><span class="fullpost">Akibat berlipatgandanya ion dan elektron ini (peristiwa avalanche) akan menimbulkan korona berupa percikan busur cahaya yang seringkali disertai pula dengan suara mendesis dan bau khusus yang disebut dengan bau ozone. Peristiwa avalanche dan timbulnya korona akibat adanya medan magnet dan medan listrik pada jaringan tegangan tinggi inilah yang sering disamakan dengan radiasi gelombang elektromagnet atau radiasi tegangan tinggi. </span><br />
<strong><br />
<span class="fullpost">Berbahayakah Radiasi Tegangan Tinggi itu?</span></strong></p>
<p><span class="fullpost">Secara umum setiap bentuk radiasi gelombang elektromagnet dapat berpengaruh terhadap tubuh manusia. Sel-sel tubuh yang mudah membelah adalah bagian yang paling mudah dipengaruhi oleh radiasi. Tubuh yang sebagian besar berupa molekul air, juga mudah mengalami ionisasi oleh radiasi. Seberapa jauh pengaruhnya terhadap tubuh manusia, tergantung pada batas-batas aman yang diizinkan. Sebagai contoh untuk radiasi nuklir yang aman bagi manusia (untuk pekerja radiasi) adalah dosis di bawah 5000 mili Rem per tahun, sedangkan untuk masyarakat umum adalah 10 % dari harga tersebut. Lantas bagaimanakah dengan batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi?</span></p>
<p><span class="fullpost">Sejauh ini batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi masih terus diteliti dan para ahli di seluruh dunia masih belum sampai kepada kata sepakat tentang batasan aman tersebut. Penelitian pengaruh radiasi tegangan tinggi sejauh ini baru diketahui akibatnya terhadap binatang percobaan di laboratorium. Radiasi tegangan tinggi (radiasi elektromagnet) ternyata mempengaruhi sifat kekebalan (imun) tikus-tikus percobaan.</span></p>
<p><span class="fullpost">Apakah radiasi tegangan tinggi juga bersifat cocarcinogenik (merangsang timbulnya kanker), ternyata masih dalam taraf dugaan saja, karena tikus-tikus percobaan yang dikenai radiasi tegangan tinggi tidak ada yang menjadi terserang kanker, walaupun diramalkan kemungkinan terkena kanker dapat meningkat karenanya. Memang terdapat perbedaan antara manusia dan tikus, sehingga penelitian terhadap tikus-tikus tersebut mungkin lain hasilnya terhadap manusia. Walaupun demikian, usaha manusia untuk mengurangi dampak teknologi berupa jaringan interkoneksi dan transmisi tegangan tinggi yang dapat menimbulkan kemungkinan terkena radiasi tegangan tinggi tetap perlu dilakukan, agar diperoleh kepastian mengenai harga batas aman bagi manusia.</span></p>
<p><span class="fullpost">Satuan untuk mengukur radiasi tegangan tinggi tidaklah sama dengan satuan untuk radiasi nuklir yang menggunakan satuan REM, singkatan Rontgen Equivalent of Man. Satuan radiasi tegangan tinggi masih menggunakan satuan Weber/meter2, yaitu satuan flux dalam sistem mks. Mengingat bahwa l Weber/m2 sama dengan 104 gauss, sedangkan satuan untuk induksi magnetik telah ditentukan dengan satuan Tesla yang besarnya sama dengan 104 gauss, maka satuan radiasi tegangan tinggi dapat juga menggunakan satuan Tesla yang identik dengan Weber/m2.</span></p>
<p><span class="fullpost">Walaupun belum ada kata sepakat untuk menentukan batas aman bagi radiasi tegangan tinggi, namun Amerika Serikat sebagai negara industri yang banyak menggunakan jaringan tegangan tinggi, telah menetapkan batas aman sebesar 0,2 mikro Weber/m2. Sedangkan Rusia (bekas Uni Sovyet) menetapkan batas aman radiasi tegangan tinggi dengan faktor 1000 lebih rendah dari yang telah ditetapkan Amerika Serikat. Adanya perbedaan penetapan batas aman ini disebabkan karena penelitian mengenai dampak radiasi tegangan tinggi terhadap manusia masih belum selesai dan masih terus dilakukan. Hal menarik dari penentuan harga batas aman tersebut adalah bahwa Amerika Serikat yang menetapkan harga batas aman tersebut adalah Radiation Protection Board, sedangkan di Rusia oleh Ministry Of Health (Departemen Kesehatan), sedangkan di Australia oleh Australian Radiation Protection Society (ARPS), suatu lembaga non pemerintah. </span></p>
<p><span class="fullpost">Lantas bagaimanakah dengan di Indonesia? Siapakah yang akan menetapkan harga batas aman radiasi tegangan tinggi? Apakah BATAN, apakah Departemen Perindustrian, apakah Departemen Kesehatan, apakah Menteri Negara Lingkungan Hidup ataukah pihak PLN sendiri yang banyak berkaitan dengan masalah jaringan tegangan tinggi. Masalah ini kiranya perlu segera ditetapkan, mengingat bahwa PLN masih akan membangun jaringan tegangan tinggi sebagai interkoneksi dan transmisi sepanjang 2000 km. </span></p>
<p><span class="fullpost">Mudah-mudahan penetapan batas aman radiasi tegangan tinggi di Indonesia berdasarkan pertimbangan yang matang, sehingga masyarakat tidak menjadi takut dan khawatir bila daerahnya akan dilewati jaringan tegangan tinggi. Selain dari itu, penjelasan yang transparan dari pihak PLN kepada masyarakat perlu diberikan, agar program interkoneksi dan transimisi dapat berjalan lancar, sehingga program pembangunan sektor industri dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat diharapkan akan dapat meningkat. Semoga. </span></p>
<p><!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arnoy24.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arnoy24.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=57&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arnoy24.wordpress.com/2009/03/13/57/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cfbca75b611dfb05fed95e607e4e88f4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arnoy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://arnoy24.wordpress.com/2009/02/24/26/</link>
		<comments>http://arnoy24.wordpress.com/2009/02/24/26/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 12:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Sutarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arnoy24.wordpress.com/2009/02/24/26/</guid>
		<description><![CDATA[SISTEM SATUAN INTERNASIONAL Oleh : M. Sutarno Pengantar Sistem metrik modern dikenal dengan system satuan internasional (International System Unit) dan disingkat SI. Dalam SI terdapat tujuh satuan dasar (pokok) yaitu panjang (m), massa (kg), waktu (s), arus listrik (A), temperature (K), jumlah zat (mol), dan intensitas cahaya (cd). Semua satuan-satuan selain satuan dasar tersebut merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=26&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>SISTEM SATUAN INTERNASIONAL</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Oleh : M. Sutarno<strong><br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Pengantar</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Sistem metrik modern dikenal dengan system satuan internasional (<em>International System Unit</em>) dan disingkat SI.<span> </span>Dalam SI terdapat tujuh satuan dasar (pokok) yaitu panjang (m), massa (kg), waktu (s), arus listrik (A), temperature (K), jumlah zat (mol), dan intensitas cahaya (cd).<span> </span>Semua satuan-satuan selain satuan dasar tersebut merupakan satuan turunan yang diperoleh melalui perkalian dan pembagian dari satuan dasar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">SI dicetuskan dalam konvensi meter yang ditandatangani di Parais oleh 17 negara termasuk Amerika Serikat pada tanggal 20 Mei 1875.<span> </span>Konvensi tersebut juga menghasilkan sebuah badan yang bernama <em>General Conferences on Weights and measures</em> sebagai badan diplomatis formal yang bertanggungjawab terhadap pengesahan usulan yang berkaitan dengan satuan metric. Badan ini dibantu oleh 10 komite konsultatif yang memiliki kecakapan khusus dalam area metrologi.<span> </span>Aktifitas laboratorium standard dikoordinasi oleh <em>International Bureau of Weights<span> </span>and measurement</em> yang bermarkas di Sevres, Perancis dan beroperasi dibawah pengawasan CIPM.<span> </span>SI ditetapkan kembali pada tahun 1960 setelah dilakukan peninjauan ulang terhadap definisi satuan metric, symbol, dan terminologinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Cara Penulisan Satuan<span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Simbol dalam tulisan meliputi simbol kuantitas dan simbol satuan.<span> </span>Simbol kuantitas ditulis dalam  huruf <em>italic</em> (miring) dan simbol satuan ditulis dalam  huruf roman (<em>upright)</em>, contoh penulisan : <em>F</em> = 15 N.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Simbol satuan merupakan entitas matematis universal, bukan sebuah singkatan, sebagai contoh simbol untuk <em>second</em> adalah s bukan s. atau sec.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Simbol satuan yang mengandung nama penemunya ditulis dengan huruf capital (besar), teapi nama satuannya  sendiri ditulis dengan huruf kecil<span> </span>(contoh :<span> </span>tesla ; T).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Simbol satuan yang tidak mengandung unsur <span> </span>nama penemunya baik simbol satuan maupun nama satuannya ditulis dengan huruf kecil (contoh: meter ; m).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Pelafalan atau pengejaan nama satuan disesuaikan dengan bahasa yang bersangkutan, misalkan pelafalan untuk “kilogram” dalam bahasa inggris “kilogram” dan dalam bahasa perancis “kilogramme”, tetapi simbol nama  satuan tersebut secara SI dimana-mana sama yaitu “kg”.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Kata “derajat” dengan simbol, <sup>o</sup>, dihilangkan dari satuan temperature termodinamik T (dinyatakan dalam satuan kelvin atau K, bukan derajat Kelvin atau <sup>o</sup>K).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Simbol untuk angka atau bilangan 10<sup>6</sup> atau lebih besar ditulis dengan huruf kapital sedangkan yang lebih kecil dari 10<sup>6</sup> ditulis dengan huruf kecil, tetapi nama simbol (prefik) semua ditulis dengan huruf kecil<span> </span>(contoh : 10<sup>15</sup> = peta = P dan 10<sup>3 </sup>= kilo = k).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Perkalian satuan ditulis dengan menyisipkan titik (dot) atau dengan member sapsi antar satuan (contoh : N.m atau N m).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Operasi pembagian ditulis menggunakan garis miring atau pangkat negative (missal m/s<sup>2</sup> atau m.s<sup>-2</sup>), tetapi pengulangan garis miring dalam hal ini tidak diperbolehkan (missal : m/s<sup>2</sup> tidak boleh ditulis m/s/s).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Untuk menghindari misinterpretasi yang mungkin ketika lebih dari satu satuan muncul bersamaan, dapat digunakan tanda kurung atau pangkat negative (missal : W/(m<sup>2</sup>.K<sup>4</sup>) atau W.m<sup>-2</sup>.K<sup>-4</sup>).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Nama simbol tidak boleh dicampur dengan simbol operasi matematis (contoh : “meter per second” tidak boleh ditulias “meter/second”<span> </span>atau meter.second<sup>-1</sup>).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Ketika dua atau lebih nama satuan muncul maka penulisannya disarankan dipsahkan dengan spasi atau tanda  strip,-, (contoh : newton meter atau newton-meter, tidak boleh ditulis newton.meter).<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Penulisan derajat, <sup>o</sup>, dan derajat untuk sudut bidang tidak boleh dipisahkan oleh spasi (misal : <sup>o</sup>C dan 50<sup>o</sup>).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span>Simbol satuan untuk liter adalah L bukan l, hal ini dimaksudkan agar tidak membingungkan dengan angka 1.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--> Ada tiga satuan diluar SI yang saat ini diterima digunakan bersama satuan SI yaitu energy (eV), massa atom (u)   dan satuan astronimi (ua).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Penutup</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Bisa jadi masih banyak para pendidik fisika yang belum mengetahui dan memahami dengan baik masalah standar penggunaan dan penulisan satuan, mereka beranggapan ini sebagai sesuatu yang kurang penting atau dianggap mudah sehingga sering diabaikan, padahal hal ini merupakan dasar dari pemahan kita terhadap fisika.<span> </span>Dengan demikian hendaknya setiap pendidik fisika memahami standard penggunaan dan penulisan satuan SI sehingga dapat mengajarkannya kepada peserta didik dengan baik dan benar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Sumber dari<span> </span><span style="text-decoration:underline;">http://www.physicstoday.org/guide/metric.pdf</span></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arnoy24.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arnoy24.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arnoy24.wordpress.com&amp;blog=4837589&amp;post=26&amp;subd=arnoy24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arnoy24.wordpress.com/2009/02/24/26/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cfbca75b611dfb05fed95e607e4e88f4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arnoy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
